Tampilkan postingan dengan label HKN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HKN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2013

PELANGGARAN HAM ( SENGKETA LAHAN DI MESUJI )






           Kasus pelanggaran HAM masih marak terjadi di Indonesia, dapat kita lihat dalam kasus yang menimpa warga Mesuji antara lain yang terjadi di Desa Sodong, Desa Sritanjung, Kagungan Dalam, Nipah Kuning, dan Desa Talang Batu. Warga desa tersebut telah menjadi korban perampasan hak atas tanah dan ketidakadilan perlakuan aparat penegak hukum. Tindakan tidak beradab dan keji tersebut menimpa warga desa.

          Terdapat tiga kasus yang mencuat, pertama adalah kasus pengelolaan lahan milik adat di kawasan Hutan Tanaman Industri Register 45 Way Buaya yang bertempat di  Talang Pelita Jaya Desa Gunung Batu pada februari 2006 dan puncaknya pada kematian Made Asta pada 6 Nopember 2010. Kedua, kasus sengketa tanah lahan sawit seluas 1533 ha antara warga Desa Sei Sodong dengan PT. Sumber Wangi Alam yang berakhir dengan tragedi pembantaian terhadap dua orang petani tak bersenjata ditengah kebun sawit pada 21 April 2011. Dan ketiga kasus tanah lahan sawit seluas 17 ribu ha antara warga Desa Sritanjung, Kagungan Dalam dan Nipah kuning dengan PT. Barat Selatan Makmur Investindo yang puncaknya berujung kematian Zaini pada 10 Nopember 2011.


Download Artikel Lengkapnya Disini 

ANALISIS TOKOH PEJUANG HAM ABRAHAM LINCOLN




Abraham Lincoln, lahir di Hardin Country, Kentucky pada tanggal 12 Februari 1809. Lincoln merupakan presiden Amerika Serikat ke-16 sejak 4 Maret 1861. Sebelum menjadi presiden, Lincoln berprofesi sebagai pengacara, anggota legislatif Illinois, anggota DPR Amerika Serikat, dan dua kali gagal dalam pemilihan anggota senat. Bahkan dirinya pernah bekerja sebagai pembelah kayu pagar, menjadi tentara, menjadi juru tulis, mengurus kedai, dan kepala kantor pos. Lincoln dilahirkan dari keluarga yang miskin dan tak berpendidikan. Lincoln hanya mengecap pendidikan selama kira-kira setahun, tetapi dalam waktu singkat ia dapat membaca, menulis, dan berhitung. Ketika beranjak dewasa ia berusaha keras untuk menambah pengetahuannya dengan cara menggunakan sebaik-baiknya semua buku yang dapat dia baca hingga akhirnya ia berhasil menjadi ahli hukum pada usia 28 tahun.  Kerja keras Lincoln mulai dari anak-anak hingga dewasa menjadikan ia orang yang hebat. Lincoln terpilih  menjadi presiden karena menentang perbudakan dan memperoleh banyak dukungan sehingga mengalahkan pihak negara konfederasi Amerika yang pro terhadap perbudakan. Lincoln meninggal di Washington D.C. pada 15 April 1865 saat berumur 56 tahun karena dibunuh. Presiden Lincoln tertembak di Teater Ford, Washington, Amerika Serikat, pada 14 April 1865 dan meninggal keesokan harinya. Pembunuhnya adalah John Wilkes Booth, salah seorang pendukung konfederasi. Presiden Lincoln dimakamkan di Springfield, AS dan dikenang Amerika dan dunia sebagai pejuang demokrasi karena jasa-jasanya. Lincoln dikenal sebagai orang yang cerdik dan keras dalam memperjuangkan hak-hak rakyat. Dia juga dianggap sebegai presiden AS yang paling hebat sepanjang sejarah Amerika.
                
Bagi saya, presiden Lincoln merupakan orang yang sangat hebat. Kepandaiannya dalam berpolitik menjadikan dirinya dikenal sebagai orang yang besar. Serta, perjuangannya dalam penghapusan perbudakan membuat dirinya dikenal oleh seluruh dunia. Saya sangat setuju dengan cara beliau dalam menghapuskan perbudakan, strategi yang apik digunakannya dengan cara mengenal dunia hukum, masuk ke dalam perpolitikan, menjadi anggota legislatif, hingga mencapai puncaknya yakni seorang presiden. Serta caranya dalam mengatur perang, mulai dari pengawasan secara ketat, sampai dengan pemilihan panglima perang dilakukannya sendiri. Memang Presiden Lincoln seringkali menggunakan cara yang keras, akan tetapi saya setuju dengan itu karena kekerasan yang ia lakukan seperti memaksa pemimpin fraksi untuk bekerjasama dengannya semata-mata untuk kepentingan rakyat, tanpa ada maksud yang lain. Jiwa kepemimpinannya sangat kuat, terus berjuang membela rakyat sampai akhir hayatnya.


Dari perjuangan Abraham Lincoln, banyak pelajaran hidup yang dapat saya petik, mulai dari semangat dan kegigihannya dalam menjalani hidup, walau ia terlahir dari keluarga yang miskin, semangatnya untuk maju sangatlah kuat. Perjuangannya yang tak kenal lelah walau kerap kali menemui rintangan dan kegagalan dijadikannya sebagai pelajaran yang dapat memotivasinya untuk menjadi lebih baik hingga ia mencapai puncak kesuksesannya. Serta sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa yang dimilikinya patut diteladani. Semangat Lincoln terukir di salah satu dinding tugu peringatan Lincoln yang berbunyi “Dengan keteguhan hati dan kebenaran yang sesuai dengan titah Tuhan, marilah kita berusaha untuk menyelesaikan tugas kita sekarang, yaitu menyembuhkan luka-luka bangsa.” Pelajaran hidup yang sangat berharga yang dapat diteladani dari perjuangan Abraham Lincoln dapat dijadikan sebagai motivasi hidup untuk menuju hidup yang lebih baik dari sebelumnya.

KEKUASAAN DAN MORALITAS (KRATOLOGI)



A.    JENIS KEKUASAAN

Jenis kekuasaan yang kita pahami pada umumnya sekiranya dapat dibagi beberapa jenis kekuasaan sebagai berikut:
a.      Kekuasaan Eksekutif
Kekuasaan pemerintahan dimana secara teknis menjalankan roda pemerintahan.
b.      Kekuasaan Legislatif
Berwenang membuat dan mengesahkan perundang-undangan sekaligus mengawasi roda pemerintahan.
c.       Kekuasaan Yudikatif
Kekuasaan penyelesaian hukum yang didukung oleh kekuasaan kepolisian.
Tiga kekuasaan di atas dikenal dengan kekuasaan Triaspolitika. Sementara itu ada pula yang berpendapat jenis kekuasaan hanya terdiri dari dua besar atau dwipraja. Menurut:
a.      Donner
·         Kekuasaan pertama adalah kekuasaan khusus.
·         Kekuasaan kedua adalah kekuasaan khusus dari organ khusus salah satu sektor dari administrasi publik.
b.      Hans Kelsen
·         Kekuasaan pertama adalah kekuasaan fungsi menentukan haluan Negara.
·         Kekuasaan kedua adalah kekuasaan pelaksanaan haluan Negara.
c.       Amrullah
·         Kekuasaan militer.
·         Kekuasaan ekonomi.
·         Kekuasaan politik.
·         Kekuasaan budaya.
·         Kekuasaan pemerintahan atau birokrasi.
·         Kekuasaan hukum.





B.     SUMBER PENUNJANG KEKUASAAN

              Pada dasarnya kekuasaan politik adalah kemempuan individu atau kelompok untuk memanfaatkan sumber-sumber kekuatan yang bisa menunjang sector kekuasaannya dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Sumber-sumber tersebut adalah:
a.       Media massa.
b.      Media umum.
c.       Mahasiswa.
d.      Elit politik.
e.       Tokoh masyarakat atau militer.
Sumber penunjang untuk memperoleh, mempertahankan, menjatuhkan, kekuasaan yang perlu diperhitungkan adalah media massa. Jendral dan panglima perang Perancis Napoleon Bonaparte berkata “di medan perang aku tidak pernah takut, tapi yang paling ku takuti adalah pena wartawan. Dalam teori lain, unsur penunjang kekuasaan politik antara lain:
1.      Power machine
2.      Power backing
3.      Power fund
4.      Peoples power




C.    UNSUR-UNSUR KEKUASAAN

Ada tiga komponen dalam rangkaian kekuasaan yang akan mempengaruhi penguasa atau pemimpin dalam menjalankan kekuasaannya. Tiga komponen ini adalah:
a.       Pemimpin (pemilik atau pengendali kekuasan).
b.      Pengikut.
c.       Situasi.
Dari gerak ketiga komponen di atas maka kekuasaan juga mempunyai unsur:
1.      Unsur influence: meyakinkan sambil berargumentasi.
2.      Unsur persuation: kemampuan untuk meyakinkan orang dengan cara sosialisasi atau persuasi.
3.      Unsur force: kekuatan massa termasuk dengan kekuatan militer.


D.    AJARAN POLITIK DARI BERBAGAI NEGARA

Pada bagian ini kan dipelajari beberapa ajaran politik dan kekuasaan dari berbagai Negara.tujuannya adalah agar bisa di di bandingkan mengenai format dan karakter yang berkembang di suatu Negara tertentu terhadap ajaran politik di Negara lain :

1.Ajaran dari yunani 

A . Socrates menyatakan bahwa dalam Negara perlu adanya pendidikan politik.
B .  Plato menyatakan bahwa dalam tindakan politik harus menekankan pada moralitas
C .  Aris letoles menyatakan bahwa dalam tindakan politik harus terkait antara etika politik dan ekonomi
            2. Ajaran dari Cina
A .  Kong hu-chu menyatakan bahwa Negara harus menciptakan ketertiban yang di mulai dari ketertiban keluarga lingkungan masyarakat dan Negara.
B .  Sut Yat Sen mengatakan bahwa perlu adanya kekuatan nasionalis dalam Negara cina ( nasionalisme )
            3.Ajaran dari romawi
        Negeri ini terkenal dengan ajaran imperium yang tak bermoral, yaitu system penjajahan, penguasaan, atau perluasan wilayah yang sebesar-besarnya.
4.Ajaran dari Italia

Di Negeri ini lahir seorang sejarawan masyur bernama Nicchollo Machiavelli, yang pandai menulis tingkah laku kekuasaan.

5.Ajaran dari Perancis

Di Negeri ini pada abad 16 terpetik adanya teori politik dengan system kekuasaan bangsawan atau veodalisme.





E.     SOSOK PENGUASA DALAM TABIAT POLITIK KEKUASAAN

Daam buku yang ditulis Niccollo Machiavelli, II Principle, seperti di sadur Pax Banedanto ( 1997 ) tergambar contoh-contoh sosok penguasa dalam tabiat politik kekuasaannya. Berikut ini adalah gambaran yang di maksud sebagai tabiat politik penguasa tersebut :
1.             Pengusa harus mampu memadukam watak singa dengan rubah atau serigala.
2.             Untuk memperoleh kekuasaan, seseorang harus mengandalkan keutamaan ( virtue ) atau harus aktif mencari kesempatan kekuasaa.
3.             Calon penguasa sebelum berkuasa atau ingin berkuasa harus tahu tentnag karakteristik wilayah yang akan dikuasai.
4.             Di Perancis, model kekuasaan bangsawan sangat besar. Kata Machiavelli, untuk merebut kekuasaan di Perancis sangat mudah.
5.             Cerita Machiavelli bahwa penguasa yang diangkat karena kemujuran, kemudahan, KKN, akan mengakibatkan kekuasaan itu rapuh.
6.             Ketika Savana Rola baru berkuasa di Firenze, Italia secepat itu pula merombak system administrasi dan hokum.
7.             Raja OLiverotto yang berkuasa di kota Fermo sebagai akibat ia terlalu memanjakan dan memihak satu golongan atau friksi.
8.             Untuk menghidupkan kekuasaan status quo dan memperkuatnya, maka penguasa dapat mengambil hati kepada rakyatnya, sehingga mereka merasa emiliki hutang budi.
9.             Raja – raja Roma dan Sparta banyak yang tangguh dan bertahan lama dalam menjalankan kekuasaanya karena menggunakan sistim disiplin yang tinggi, taat hokum dan ditunjang dengan kekuatan militer yang kuat.
10.         Penguasa yang tangguh dan licik, apabila ada tugas yang berdampak kurang baik  bagi rakyatnya, maka tugas itu akan diberikan kepada orang lain, tapi apabila ada tindakan atau tugas yang menguntungkan, memujikan dirinya, maka akan di kerjakan sendiri.

Selain Niccollo Machiavelli, sosok kekuasaan penguasa atau pemimpin dalam menjalankan kekuasaannya dapat menjadi model seperti yang di tulis oleh Ki Dalang Bondan Wibatsuh sebagai berikut:

1.             Model Penguasa Lodra. Seorang pemimpin atau penguasa yang bertipe Lodra kurang dapat diidentifikasikan sebagai orang yang selalu menaruh curiga terhadap orang-orang disekelilingnya sehingga relative sulit untuk dapat menerima pendapat orang lain serta cenderung memaksakan kehendaknya.
2.             Model penguasa angkara. Pemimpin yang bertipe angkara bersifat individualistis dan dalam usaha pemenuhan kepentingan pribadi sangatlah menonjol sehingga cenderung memanfaatkan potensi pengikutnya dan potensi organisasi untuk pemenuhan kebutuhan pribadi.
3.             Model penguasa nuraga. Di katakana sebagai pemimpin yang bertipe nuraga karena tindakannya dan keputusannya banyak diwarnai keragu-raguan.
4.             Model penguasa sukarda. Kepemimpinan tipe sukarda dirasakan sebagai seorang pemimpin yang terlalu besar perhatiannya terhadap kepentingan anggota kelompok.
5.             Model penguasa nimpuna. Pemimpin  bertipe nimpuna merupakan figure pemimpin yang dapat memadukan kepentingan organisasi, kepentingan warganya dan kepentingan pribadinya secara harmonis dan seimbang.
Dalam kepemimpinan jawa klasik juga dikenal pula beberapa sosok penguasa yang dalam menjalankan kekuasaanya dapat menjadi model seperti di bawah ini:
1.             Cambuk Api : pemimpin bersikap sangat keras dan tegas dalam menindak berbagai gejala deviasi yang dilakukan oleh warganya.
2.             Seruling Gading :pemimpin bersikap lembut dan persuasive dalam menjalankan fungsi kepemimpinannya.
3.             Mengendalikan Arus Air :bahasa aslinya disebut mangreh kridhaning ramu.
4.             Menunggu Tenang Air Berpusar :dalam budaya  daerah dikenal dengan sebutan ngranti menebing warih.
5.             Menampar dengan Tangan Orang Lain :dalam bahasa aslinya disebut nabok nyilih tangan.

Akhirnya sosok penguasa atau pemimpin dalam menjalankan politik kekuasaannya, menurut ajaran wewayangan, telah disapdakan oleh Kukila Kepala Arjuna, yang kemudian dikenal dengan Wahyu Makuta Rama atau disebut pula Hasta Brata, yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1.             Pemimpin itu laksana matahari yang berkewajiban member cahaya, penerangan untuk kepentingan kehidupan makhluk.
2.             Pemimpin itu laksana bintang  di langit.
3.             Pemimpin itu laksana bulan yang selalu member penerangan pada malam gelap dan memberikan kesejukan hati.
4.             Pemimpin itu laksan awan yang kadang-kadang nampaknya menakutkan kalau mendung tapi terbukti dengan hujannya banyak member manfaat.
5.             Pemimpin itu laksana angin yang bisa masuk ke dalam lubang yang bagaimanapun kecilnya.
6.             Pemimpin itu laksana lautan yang luas,yang setiap hari menampung air bah yang bagaimanapun besarnya.
7.             Pemimpin itu laksana bumi yang menanggug banyak beban.
8.             Pemimpin itu harus laksana api yang sanggup membakar apa saja.




F.     JALAN MANUJU MA’RIFATULLAH KEKUASAAN

Selain itu masih ada pula rambu-rambu kekuasaan atau dalam ajaran agama disebut “mengikuti sunnah kekuasaan”. Rambu-rambu kekuasaan adalah suatu etika moral, ajaran peringatan tingkah laku moral dan atau pedoman hidup bagi siapa saja yang menerima amanah kekuasaan.

Di Indonesia ada tiga kelompok profesional dalam kekuasaan, yakni ilmuan, cendekiawan, dan teknokrat. Ilmuan bekerja atas konsep teori yang diketahui dan cendekiawan harus menerjemahkan teori yang ada menjadi nilai atau etika kekuasaan di tengah masyarakat. Sedangkan teknokrat menggalang kekuatan dengan ilmuan baik secara politis dan strategis sehingga dukungan dari orang lain akan mengalir kepadanya apabila dapat menciptakan sistem yang kondusif dalam permainan perannya.

Kekuasaan itu akan tidak bermoral apabila hanya semata-mata menggunakan argumen politik Max Weber (Gerth’s Mills, 1962) bahwa negara adalah satu-satunya lembaga yang memiliki keabsahan untuk melakukan kekerasan. Namun Mohammad Harbi dalam suatu  ketika pernah mengatakan banyak negara mempunyai angkatan bersenjata, tapi di Aljazair angkatan bersenjata itu adalah negara.

William Lidle, Guru Besar Ilmu Politik dari Universitas Ohio State misalnya menyatakan bahwa para penguasa Indonesia ini cenderung mendua, di satu sisi menyuarakan demokrasi, di sisi lain takut kehilangan fasilitas atau posisi kekuasaannya. Di sini menurut Lidle akan timbul diktator intelektual (Gatra, 17/6/1995).

Manusia itu pada dasarnya adalah politik, tapi politik yang bermoral. Rakyat itu adalah kerikil tajam bagi penguasa yang otoriter. Bila tidak hati-hati mereka bisa jatuh karenanya.

Satu lagi pelajaran Islam tentang kebaikan Allah adalah bahwa apabila ada orang berbuat jelek atau jahat kepada kita, maka hendaknya orang tersebut kita balas dengan kebaikan. Dengan cara seperti itu orang tersebut diharapkan menjadi sadar dan merubah kejahatannya dengan kebaikan juga. Sebagaimana firman Allah, “Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan.” (QS. Al-Mu’minun:96).

Hubungan Ilmu Pemerintahan dengan Ilmu Geografi


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
Ilmu Pemerintahan sebagai ilmu yang berdiri sendiri memiliki makna suatu ilmu pengetahuan yang sasaran dan obyeknya adalah pemerintahan dalam arti yang sangat luas. Hal tersebut yang memungkinkan membuat saling berhubungannya satu ilmu dengan ilmu lainnya, seperti ilmu geografi yang membahas tentang seluk beluk lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gĂȘo ("Bumi") dan graphein ("menulis", atau "menjelaskan").
Geografi tidak hanya menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di tempat lainnya, kadang diartikan dengan "lokasi pada ruang." Geografi mempelajari hal ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.

1.2  RUMUSAN MASALAH
1.2.1        Apakah pengertian ilmu pemerintahan?
1.2.2        Apakah pengertian ilmu Geografi?
1.2.3        Apakah hubungan Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Geografi?


1.3  TUJUAN
1.3.1        Untuk memahami pengertian ilmu pemerintahan.
1.3.2        Untuk memahami pengertian ilmu Geografi.
1.3.3        Untuk memahami hubungan Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Geografi.



Download makalah lengkapnya Disini


Pancasila


By. Mohammad Asif Zakariyah
BAB I
PENDAHULUAN



1.1  Latar Belakang

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia dan juga sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Dalam pancasila terdapat lima sila sebagai pedoman bangsa indonesia untuk mencapai masa depan negara yang lebih baik. Maka dari itu sebagai generasi pemuda penerus cita-cita bangsa kita harus benar-benar dapat menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila. Walaupun kita tahu bahwa saat ini juga  banyak penyimpangan-penyimpangan dari nilai-nilai pancasila tersebut.



1.2  Tujuan

Kelompok kami menyusun makalah ini agar pembaca bisa mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, pengamalan pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta penyimpangan-penyimpangannya.



1.3  Rumusan Masalah

1.3.1   Apa nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila
1.3.2   Bagaimana pengamalan pancasila dalam kehidupan sehari-hari
1.3.3   Apa saja penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai-nilai pancasila yang dilakukan masyarakat




Download Makalah Lengkapnya Disini